Selamat Datang Semua ada: Semburan Merapi Tak Henti Hingga Pagi

Minggu, 07 November 2010

Semburan Merapi Tak Henti Hingga Pagi



Senin, 8 November 2010 | 06:33 WIB

SANDRO GATRA
Pantauan semburan Gunung Merapi dari Kota Yogyakarta Senin (8/11/2010) pagi.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com
 - Hingga Senin (8/11/2010) pagi, Gunung Merapi terus menyemburkan awan panas atau wedhus gembel. Hal tersebut dikatakan Agus, salah satu pemantau di pos pemantau Balerante, Klaten.
"Ndak berhenti dari kemarin," kata Agus ketika dihubungi Kompas.com, Senin pagi. PantauanKompas.com dari Kota Yogyakarta yang berjarak sekitar 40 kilometer dari puncak Merapi, semburan awan berwarna hitam membumbung tinggi bergerak ke arah barat. Sebagian kecil awan turun ke arah selatan. Pagi ini, puncak Merapi terlihat jelas namun di bagian tengah gunung tertutup kabut.
Di Kali Code, aliran lahar dingin bercampur air hujan mengalir deras sejak beberapa hari lalu. Aliran air meluap sehingga mengakibatkan rumah-rumah di pinggir aliran kali dibeberapa titik tergenang. Di jembatan Gondolayu, ratusan warga berkumpul menyaksikan semburan Merapi.
Pagi ini, rencananya tim relawan akan kembali menyisir wilayah Cangkringan, Sleman untuk mengevakuasi jenazah. Diperkirakan masih banyak jenazah di sekitar Kali Gendol yang belum dievakuasi. Tim terkendala semburan Merapi yang tak berhenti dan masih panasnya di sekitar Kali Gendol
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar